rahku.com – Banyak orang tua baru yang kaget waktu lihat si kecil udah punya gigi pas baru lahir, padahal belum sempat kepikiran soal pertumbuhan gigi. Faktanya, walau jarang, beberapa bayi memang bisa lahir dengan satu atau dua gigi kecil yang sudah muncul. Tapi yang paling umum, gigi bayi mulai tumbuh di usia sekitar 4 hingga 7 bulan. Nah, masa-masa inilah yang biasanya bikin bayi jadi rewel, gigit-gigit, bahkan suka ngiler terus.
Kalau kamu lagi dalam fase ini sebagai orang tua baru, tenang aja. Semua ini bagian dari proses alami tumbuh kembang anak. Yang penting adalah kamu tahu apa yang wajar, apa yang perlu diwaspadai, dan bagaimana caranya merawat gigi bayi sejak awal supaya tetap sehat sampai mereka besar nanti.
1. Kapan Gigi Bayi Mulai Tumbuh?
Biasanya, gigi pertama bayi muncul antara usia 4–7 bulan. Tapi ada juga yang baru tumbuh di usia 9 atau bahkan 12 bulan, dan itu masih tergolong normal. Gigi pertama yang muncul biasanya adalah dua gigi bawah depan (gigi seri bawah).
Kalau gigi bayi belum tumbuh juga di usia 12 bulan, gak perlu panik dulu. Kamu bisa konsultasi ke dokter anak atau dokter gigi anak untuk memastikan semuanya baik-baik saja.
2. Apa Itu Gigi Natal dan Neonatal?
Gigi natal adalah gigi yang sudah ada saat bayi lahir, sedangkan gigi neonatal muncul dalam 30 hari pertama setelah lahir. Ini kondisi langka, tapi bisa terjadi. Gigi ini biasanya tidak kuat dan bisa goyang karena tidak memiliki akar yang sempurna.
Dokter bisa menyarankan pencabutan jika gigi tersebut berisiko tertelan atau mengganggu proses menyusui. Tapi selama tidak berbahaya, biasanya gigi dibiarkan saja.
3. Tanda-Tanda Bayi Sedang Tumbuh Gigi
Beberapa tanda umum bayi mulai tumbuh gigi antara lain:
-
Rewel atau gampang nangis
-
Sering menggigit atau mengunyah benda
-
Ngiler berlebihan
-
Gusi bengkak atau kemerahan
-
Nafsu makan menurun
-
Sulit tidur atau sering terbangun di malam hari
Kalau si kecil menunjukkan tanda-tanda ini, kamu bisa bantu redakan rasa gak nyamannya dengan beberapa cara sederhana.
4. Cara Meredakan Rasa Nyeri Saat Tumbuh Gigi
Bayi yang tumbuh gigi biasanya merasa gak nyaman, dan ini bisa bikin mereka cranky. Kamu bisa bantu dengan memberikan teether (mainan gigitan) yang aman dan dingin. Jangan berikan yang beku karena bisa melukai gusi.
Pijatan lembut pada gusi dengan jari bersih atau kasa steril juga bisa membantu. Ada juga gel khusus yang dijual di apotek, tapi pastikan konsultasi dulu dengan dokter sebelum memakainya.
5. Perlukah Menyikat Gigi Bayi?
Iya, bahkan sebelum gigi pertama tumbuh, kamu sudah bisa mulai membiasakan kebersihan mulut bayi. Gunakan kain kasa atau lap lembut yang dibasahi untuk membersihkan gusi bayi setiap selesai menyusu.
Setelah gigi pertama tumbuh, kamu bisa mulai pakai sikat gigi khusus bayi dengan bulu super lembut. Gunakan air bersih tanpa pasta gigi sampai bayi cukup besar (biasanya setelah usia 18 bulan), baru mulai diperkenalkan pasta gigi khusus anak.
6. Waspadai Gigi Berlubang Dini
Bayi juga bisa kena gigi berlubang, lho! Ini disebut sebagai early childhood caries atau karies gigi dini. Biasanya disebabkan oleh kebiasaan menyusu atau minum susu formula sambil tidur, apalagi kalau gigi gak dibersihkan setelahnya.
Hindari membiarkan bayi tidur sambil menyusu terlalu sering, dan biasakan membersihkan gigi atau gusi sebelum tidur malam.
7. Pola Tumbuh Gigi Bayi
Secara umum, ini pola tumbuh gigi bayi yang paling sering terjadi:
-
6–10 bulan: Gigi seri tengah bawah
-
8–12 bulan: Gigi seri tengah atas
-
9–13 bulan: Gigi seri samping atas
-
10–16 bulan: Gigi seri samping bawah
-
13–19 bulan: Gigi geraham pertama
-
16–23 bulan: Gigi taring
-
23–33 bulan: Gigi geraham kedua
Totalnya ada 20 gigi susu yang biasanya lengkap saat bayi berusia 2.5 hingga 3 tahun.
8. Kapan Harus ke Dokter Gigi?
Idealnya, bayi sebaiknya mulai diperiksa oleh dokter gigi saat gigi pertama tumbuh, atau paling lambat saat usia 1 tahun. Ini penting untuk memastikan pertumbuhan gigi berjalan normal dan mulut bayi bebas dari infeksi.
Pemeriksaan gigi sejak dini juga bisa bantu mendeteksi masalah yang mungkin gak kelihatan oleh mata orang tua.
9. Tips Merawat Gigi Bayi Sehari-hari
-
Bersihkan gusi dan gigi minimal dua kali sehari
-
Hindari makanan dan minuman manis berlebihan
-
Jangan celup dot atau empeng ke gula atau madu
-
Ajari anak minum dari gelas sejak usia 6 bulan untuk mengurangi penggunaan botol
-
Biasakan anak menyikat gigi sejak dini dengan cara yang menyenangkan
10. Gigi Susu Itu Penting!
Banyak orang tua berpikir gigi susu gak penting karena nanti juga akan copot. Tapi faktanya, gigi susu punya peran besar dalam membantu anak belajar makan, bicara, dan sebagai “penjaga tempat” bagi gigi tetapnya nanti.
Kalau gigi susu rusak atau tanggal terlalu dini, bisa memengaruhi tumbuh kembang gigi permanen, bahkan bentuk rahang si kecil di masa depan.
